Burung hantu suka berdiam diri seperti patung, tidak banyak tingkah.
Berbeda dengan burung yang lain, suka memamerkan dirinya.
Sang pendiam hanya duduk di sebatang dahan.
Dalam diam bijaknya, sorot matanya, semakin banyak ia menatap dan melihat sesuatu, semakin sedikit ia berbicara.
Semakin sedikit ia berbicara, maka semakin banyak ia mendengar.
Semakin banyak ia mendengar, maka ia baru bergerak setelah memahaminya.
Selain itu ia juga dikenal setia karena hanya sekali kawin, dan hanya mempunyai satu pasangan seumur hidupnya.
Sebuah lambang kesetiaan terhadap kekasihnya.

Sumber : http://zakiahkhatami-me.blogspot.co.id/2013/05/filosofi-si-owl-pertama.html

Seekor burung hantu mempunyai kemampuan penglihatan dengan melihat sebuah obyek dengan kedua mata secara bersamaan sehingga burung hantu dapat melihat obyek secara tiga dimensi. Bahkan ia bisa melihat ke belakang dengan mudah. Karena sering berburu dimalam hari, burung hantu dilengkapi dengan sistem pendengaran yang sangat baik. Telinga terletak di dekat mata dan dilingkupi oleh wajah yang lebar. Wajah yang lebar ini berfungsi seperti radar menangkap suara yang menyalurkan gelombang suara melalui otot-otot wajah ke telinga.

Daya penglihatan dan pendengarannya pada malam hari sangat tajam. Cakarnya yang tajam akan keluar memanjang saat menyerang sehingga meningkatkan keberhasilan serangan. Burung hantu juga dilengkapi sepasang sayap yang cukupspesial karena mampu meredam gerakan udara yang membuatnya tidak bersuara saat terbang dan menangkap mangsanya dengan kejutan. Itu juga membuatnya mampu mendengar pergerakan buruannya dengan jelas sambil terbang.

Semuanya itu membuat Burung Hantu memiliki kemampuan berburu yang sangat tinggi, tangkas, cekatan dan disamping menyambar juga mengejar mangsanya di atas tanah. Burung hantu suka berdiam seperti patung tidak banyak tingkah, berbeda dengan burung yang lain suka memamerkan dirinya.

Dalam diam bijaknya, sorot mata burung hantu semakin banyak ia menatap dan melihat sesuatu, semakin sedikit ia berbicara. Semakin sedikit ia berbicara, maka semakin banyak ia mendengar. Dan semakin banyak ia mendengar, ia baru bergerak setelah memahaminya. Selain itu ia juga dikenal setia karena hanya sekali kawin dan hanya mempunyai satu pasangan dalam seumur hidupnya.

Sumber : http://zakiahkhatami-me.blogspot.co.id/2013/05/morfologi-si-owl.html